Tuesday, March 21, 2017

Tugas pertama Softskill Semester 8 | Teknologi Sistem Informasi


1. Siapa pengguna Etika dan profesionalisme     Teknologi Sistem Informasi?

Pengguna etika dan profesionalisme dalam Teknologi Sistem Informasi adalah semua pihak yang berada dalam lingkungan kerja yang menerapkan  Teknologi Sistem Informasi

2. Mengapa Etika dan profesionalisme TSI dibutuhkan?

Alasan mengapa etika dan profesionalisme dalam TSI dibutuhkan adalah agar seseorang dapat mengetahui tanggung jawab dalam pemanfaatan sebuah TSI sehingga, penggunaan TSI itu sendiri dapat berdampak baik bagi orang lain dan dapat menyadarkan diri dari penyalahgunaan TSI

Monday, January 16, 2017

Tugas Softskill Semester 7. Cara kerja jaringan wireless dan terminal

Cara Kerja Jaringan Wireless

Untuk menghubungkan sebuah computer yang satu dengan yang lain, maka diperlukan adanya Jaringan, salah satunya adalah dengan menggunakan jaringan wireless . Menurut sebuah buku yang bersangkutan, supaya komputer-komputer yang berada dalam wilayah Jaringan Wireless bisa sukses dalam mengirim dan menerima data, dari dan ke sesamanya, maka ada tiga komponen dibutuhkan, yaitu :
Sinyal Radio (Radio Signal).
Format Data (Data Format).
Struktur Jaringan atau Network (Network Structure).
Masing-masing dari ketiga komponen ini berdiri sendiri-sendiri dalam cara kerja dan fungsinya. Kita mengenal adanya 7  Model Lapisan OSI (Open System Connection), yaitu:
– Physical Layer (Lapisan Fisik)
– Data Link Layer (Lapisan Ketrekaitan Data)
– Network Layer( Lapisan Jaringan)
– Transport Layer(Lapisan Transport)
– Session Layer(Lapisan Sesi)
– Presentation Layer(Lapisan Presentasi)
– Application Layer(Lapisan Aplikasi)
setiap komponen yang disebutkan diatas berada pada lapisan yang berbeda.
Cara Kerja Terminal
Jaringan Terminal
Pada saat terminal/client/terminal/client melakukan proses booting, garis besar proses yang dijalankan adalah:
Mencari alamat ip dari dhcp server.
Mengambil kernel dari tftp server.
Menjalankan sistem file root dari nfs server.
Mengambil program X-server ke dalam memory dan mulai menjalankannya.
Melakukan hubungan dengan xdm server dan user login ke dalam xdm server.
Sebagai gambaran dapat dilihat pada gambar berikut :
skema wifi router hotspot sendiri
                                                    skema wifi router hotspot sendiri


sumber :
https://rinoariffudin.wordpress.com/2015/10/06/cara-kerja-jaringan-wireless-dan-terminal/

Tugas Softskill Semester 7. Open Service Gateway Initiative

Open Service Gateway Initiative atau yang dapat disebut juga dengan OSGi adalah sebuah framework Java untuk pengembangan dan menyebarkan program software modular dan data libraries .

OSGi mempunyai dua bagian. Pertama adalah spesifikasi untuk komponen modular yang disebut dengan bundles, yang biasa disebut sebagai plug-ins. Spesifikasi tersebut mendefinisikan sebuah infrastruktur dari siklus hidup bundle tersebut dan menentukan bagaimana bundle akan bertindak. bagian kedua dari OSGi adalah Java Virtual Machine (JVM)-level service registry yang bundles dapat gunakan untuk mempublikasikan, menemukan, dan mengikatkan pada service dalam sebuah servis arsitektur terorientasi.

pada awalnya, didirikan pada Maret 1999. Aliansi dan anggota-anggotanya telah ditentukan yang Java berbasis layanan platform yang dapat dikelola dari jarak jauhInti bagian dari spesifikasi adalah sebuah kerangka kerja yang mendefinisikan suatu manajemen siklus hidup aplikasi model, layanan registry, sebuah lingkungan Eksekusi dan Modul.

A. Spesifikasi:
Spesifikasi OSGI yang sekarang digunakan dalam aplikasi mulai dari ponsel ke open source Eclipse IDE. Wilayah aplikasi lain meliputi mobil, otomasi industri, otomatisasi bangunan, PDA, komputasi grid, hiburan (misalnya iPronto), armada manajemen dan aplikasi server. Adapun spesifikasi yang lain dimana OSGI akan dirancang untuk melengkapi standar perumahan yang ada, seperti orang – orang LonWorks (lihat kontrol jaringan), CAL, CEBus, HAVi, dan lain-lain.
Inti bagian dari spesifikasi adalah suatu kerangka kerja yang mendefinisikan aplikasi model manajemen siklus hidup, sebuah layanan registrasi, sebuah lingkungan eksekusi dan modul. Berdasarkan kerangka ini, sejumlah besar OSGI layers, API, dan Jasa telah ditetapkan. Spesifikasi OSGI yang dikembangkan oleh para anggota dalam proses terbuka dan tersedia untuk umum secara gratis di bawah Lisensi Spesifikasi OSGI. OSGI Alliance yang memiliki program kepatuhan yang hanya terbuka untuk anggota. Pada Oktober 2009, daftar bersertifikat OSGI implementasi berisi lima entri.

                                                       

B. Arsitektur:


                                                        
Setiap kerangka yang menerapkan standar OSGi menyediakan suatu lingkungan untuk modularisasi aplikasi ke dalam kumpulan yang lebih kecil. Setiap bundel adalah erat-coupled, dynamically loadable kelas koleksi, botol, dan file-file konfigurasi yang secara eksplisit menyatakan dependensi eksternal mereka (jika ada).  Kerangka kerja konseptual yang dibagi dalam bidang-bidang berikut:
Bundel: Bundel normal jar komponen dengan nyata tambahan header.
Layanan: Lapisan layanan menghubungkan bundel dalam cara yang dinamis dengan menawarkan model menerbitkan-menemukan-bind untuk polos Interfaces Java tua (POJI) atau Plain Old Java Objects POJO
Layanan Registry: The API untuk jasa manajemen (ServiceRegistration , ServiceTracker dan ServiceReference).
Life-Cycle: The API ntuk manajemen siklus hidup untuk (instal, start, stop, update, dan uninstall) bundel.
Modul: Lapisan ang mendefinisikan enkapsulasi dan deklarasi dependensi (bagaimana sebuah bungkusan dapat mengimpor dan mengekspor kode).
Keamanan: Lapisan yang menangani aspek keamanan dengan membatasi fungsionalitas bundel untuk pra-didefinisikan kemampuan.
Eksekusi Lingkungan: Mendefinisikan apa yang metode dan kelas yang tersedia dalam platform tertentu.
sumber :
http://searchnetworking.techtarget.com/definition/OSGi
http://yudiwijayaa.blogspot.co.id/2015/11/pemahaman-tentang-open-services-gateway.html

Sunday, January 15, 2017

Tugas Softskill semester 7 Manajemen Telematika

Manajemen data merupakan bagian dari sumber daya informasi yang mencakup kegiatan pengelolaan data agar dapat berguna dan mendapatkan hasil yang maksimal untuk mencapai suatu tujuan. berikut ini macam-macam manajemen yang ada :

·          Pengumpulan Data
·          Integritas dan Pengujian
·          Penyimpanan
·          Pemelihraan
·          Keamanan
·          Organisasi
·          Pengambilan

Definisi resmi manajemen data dari DAMA (Demand Assigned Multiple Access) adalah pengembangan dan penerapan arsitektur, kebijakan, praktik, dan prosedur yang secara benar menangani siklus hidup lengkap data yang dibutuhkan oleh suatu perusahaan. Pada dasarnya, manajemen data melibatkan seluruh disiplin yang berkaitan dengan manajemen data sebagai sumber daya yang berguna.

Dengan kata lain, manajemen data telematika sendiri adalah suatu prosedur yang menangani siklus hidup lengkap data yang dibutuhkan oleh perusahaan dengan bantuan telematika. Beberapa unsur penting yang harus dimiliki suatu manajemen data telematika, yaitu client, sebagai user (pengguna), server sebagai pusat pengambilan data, dan database sebagai tempat penyimpanan data.
Ruang lingkup manajemen data terbagi menjadi 2 bagian, yaitu : Lingkungan Luar (Eksternal), dan Lingkungan Dalam (Internal). Lingkungan luar meliputi politik, hokum, teknologi, kondisi lingkungan alam, media, lembaga keuangan, dan sebagainya. Sedangkan lingkungan dalam terdiri dari manusia, finansial, fisik, sistem dan teknologi, serta sistem nilai dan budaya organisasi.
Manajemen Data Telematika sendiri terdiri dari :

·         Manajemen Data Sisi Klien
Merupakan suatu DBMS (Database Management System) yang terdapat pada peralatan bergerak (mobile device). Mobile DBMS memungkinkan perangkat mobile mengakses database lokan dan modifikasi pada laptop atau peerangkat genggam seperti PDA atau PocketPC Palm. Kemudian DBMS menyediakan mekanisme untuk menyingkronkan perubahan database jauh terpusat, perusahaan, atau departemen server database.
·         Arsitektur Sisi Server
Merupakan sebuah server Web khusus eksekusi yang melampaui standar metode HTTP itu harus mendukung. Contohnya adalah penggunaan CGI script sisi server khusus tag tertanam di halaman HTML. Tag tersebut akan memicu tindakan atau program untuk mengeksekusi.
·         Manajemen Database System Perangkat Bergerak
Komunikasi data bergerak, misalnya untuk akses internet. Pengenalan WAP (Wireless Application Protcol) telah menunjukan potensi sebagai layanan internet nirkabel atau WAP merupakan protocol global terbuka yang memungkinkan pengguna mengakses layanan online dari layar telepon genggam dengan menggunakan built-in browser.

Manfaat Manajemen Data Telematika

·            Mengatasi kerangkapan data
·            Menghindari terjadinya inkonsistensi data
·            Mengatasi kesulitan dalam akses data
·            Menyusun format standar sebuah data
·            Dapat digunakan oleh banyak pemakai
·            Melakukan perlindungan dan pengamanan data
·            Menyusun integritas dan independasi data

Permasalahan Dan Isu-Isu Pada Manajemen Data Telematika
Berikut ini adalah permasalahan yang sering ditemui pada telematika:
·         Traffic congestion on the network, dimana server akan mengalami overload ketika banyak client mengakses ke server secara simultan.
·         Berbeda dengan P2P network, dimana bandwidthnya meningkat jika banyak client merequest. Karena bandwidth berasal dari semua komputer yang terkoneksi kepadanya.’
·         Dapat menimbulkan server fail pada client-server.
·         Pada P2P networks, resources biasanya didistribusikan ke beberapa node sehingga masih ada node yang dapat meresponse request.

sumber :
https://oktapriyantobagus.wordpress.com/2016/01/08/manajemen-data-telematika/

Tugas Softskill Semester 7 . Middleware Telematika

Middleware  dalam dunia teknologi informasi mempunyai artian sebuah program komputer yang digunakan untuk menyatukan, menghubungkan, atau meningkatkan fungsi berbagai aplikasi yang ada

middle ware terletak pada antara program aplikasi dan pelayanan-pelayanan yang ada dalam sistem operasi. Middleware memiliki definisi sebuah software yang menghubungkan komponen atau sebuah aplikasi. Digunakan untuk mendukung operasional aplikasi dalam sebuah jaringan terdistribusi dan digunakan untuk menopang pengembangan sebuah sistem

beberapa bagian pada middleware antara lain adalah
- Online transaction process : berbagai transaksi yang dilakukan melalui komputer secara online
- Remote Procedur Call, sebuah teknologi komunikasi yang dapat memungkinkan komputer untuk membuat sebuah prosedur pada tmpt lain

Contoh dari Middleware :
Java remote call
Microsoft COM DCOM

sumber :

http://dhietcorner.blogspot.co.id/2013/11/pengertian-middleware-telematika.html


Tugas Softskill Semester 7 Teknologi terkait Telematika

Dalam ilmu telematika, terdapat ajaran Teknologi yang terkait dengan bidang tersebut. Teknologi yang ada adalah sebagai unsur pendukung dalam penggunaan telematika yang lebih baik

1.      Head Up Display (HUD)
HUD adalah setiap tampilan yang transparan menyajikan data tanpa memerlukan pengguna untuk melihat diri dari sudut pantang atau yang biasa. HUD pertama kali diperkenalkan pada tahun 1950-an, dengan adanya teknologi reflektif gunsight pada perang dunia ke dua. Saat itu, tembakan dihasilkan dari sumber listrik yang diproyeksikan ke sebuah kaca. Pemasangan proyektor itu biasanya dilakukan pada bagian atas panel instrument di tengah daerah pandang pilot, antara kaca depan dan pilot sendiri.
                                     
        Dengan menggunakan reflektif gunsight pada pertempuran udara, pilot harus mengkalibrasi pandangannya secara manual. Hal ini dilakukan dengan memasukkan lebar sayap target pada sebuah penyetelan roda yang diikuti dengan penyesuaian mata, sehingga target yang bergerak dapat disesuaikan dengan bingkai yang diarahkan kepadanya.
2.      Tangible User Interface (TUI)
         TUI adalah sebuah antarmuka pengguna dimana seseorang berinteraksi dengan informasi digital melalui lingkungan fisik. Sebuah TUI adalah salah satu teknologi dimana pengguna berinteraksi dengan sistem digital melalui manipulasi obyek fisik terkait dan langsung mewakili kualitas sistem tersebut.
         Penerapan TUI :
   -    Mouse
Menyeret mouse melalui permukaan datar dan gerakan pointer pada layar yang sesuai merupakan cara berinteraksi dengan sistem digital melalui manipulasi objek fisik.
   -    Siftable
Merupakan perangkat kecil dari proyek awal di MT Media Lab yang memiliki bentuk menyerupai batu bata kecil yang mempunyai interface. Siftable memiliki jumlah lebih dari satu dan mampu berkomunikasi serta berinteraksi satu sama lain tergantung pada posisinya.


  -      Reactable
Reactable adalah alat music yang dirancang dengan keadaan teknologi seni untuk memungkinkan musisi (dan lainnya) untuk bereksperimen dengan suara dan menciptakan music yang unik. Instrument ini didasarkan pada meja bundar tembus dan bercahaya dimana satu set pucks dapat ditempatkan.



Begitu setiap keeping ditempatkan di permukaan, keeping itu diterangi dan mulai berinteraksi dengan keeping lain, menurut posisi dan kedekatannya. Interaksi ini terlihat pada permukaan meja yang bertindak sebagai layar, memberikan umpan balik instan tentang apa yang sedang terjadi di reactable, mengubah music ke dalam sesuatu yang terlihat dan nyata.
3.      Computer Vision
        Computer vision adalah ilmu dan teknologi mesin yang melihat, dimana mesin mampu mengekstrak informasi dari gambar yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas tertentu. Computer vision adalah kombinasi antara pengolahan citra (image processing) dan pengenalan pola (pattern recognition).
Penerapan Computer Vision :
-          Bidang Pengolahan Citra Medis, digunakan untuk membuat diagnosis medis pasien.
-          Bidang Industri, digunakan untuk tujuan mendukung proses manufaktur.
-          Bidang Fisika, sistem computer vision bergantung pada sensor gambar yang mendeteksi radiasi elekromagnetik yang biasanya dalam bentuk baik cahaya tampak atau infra merah.
-          Dsb.
4.      Browsing Audio Data
Sebuah metode browsing jaringan yang disediakan untuk browsing video/audio data yang ditembak oleh sebuah IP kamera.
5.      Speech Recognition
        Merupakan suatu pengembangan teknik dan sistem yang memungkinkan computer untuk menerima masukan berupa kata yang diucapkan. Teknologi ini memungkinkan suatu perangkat untuk mengenali dan memahami kata-kata yang diucapkan dengan cara digitalisasi kata dan mencocokkan sinyal digital tersebut dengan suatu pola tertentu yang tersimpan dalam suatu perangkat.




6.      Speech Synthesis
        Merupakan transformasi dari teks ke arah suara (speech). Transformasi ini mengkonversi teks ke pemadu suara (speech synthesis) yang sebisa mungkin dibuat menyerupai suara nyata, sisesuaikan dengan aturan-aturan pengucapan bahasa.

sumber :
https://id.scribd.com/document/206037173/Teknologi-Yang-Terkait-Antar-Muka-Telematika



Tugas softskill semester 7 Layanan Telematika

Dalam perkembangan ilmunya, teknologi informatika digunakan dalam berbagai bidang kehidupan, tidak hanya dalam bidang pengurusan suatu hal yang bersifat matematis seperti penghitungan keuangan, pembuatan suatu program, dll. pada masa ini terdapat ilmu dalam bidang teknologi informasi yang disebut "Layanan Telematika". Layanan Telematika merupakan sebuah layanan yang dilakukan melalui jaringan telekomunikasi, yaitu layanan yang disediakan melalui perpaduan antara komunikasi, media dan teknologi informasi. berikut penjelasan berbagai macam layanan telematika :

1. Layanan pada bidang informasi
pada layanan ini, diberikan kemudahan untuk mengelola, mengakses berbagai informasi yang dibutuhkan untuk dapat menunjang keputusan, memberikan wawasan sehingga dapat menggunakan informasi untuk menyelesaikan suatu masalah.
contoh dari layanan telematikanya

  • Laporan mengenai kondisi mata uang per hari
  • Laporan mengenai informasi dunia
2. Layanan dibidang keamanan
layanan ini memberikan fasilitas keamanan untuk menjaga suatu data dan informasi yang ada pada jaringan. contohnya adalah
  • Antivirus agar program yang terdapat pada komputer tidak dapat terinfeksi, tercemar
  • firewall, agar data yang terakses pada internet dapat terjaga dengan baik
3. Layanan Telematika context aware dan event based
context-awareness merupakan kemampuan layanan network untuk mengetahui berbagai konteks, yaitu kumpulan parameter yang relevan dari user dan penggunaan network itu, serta memberikan layanan yang sesuai dengan parameter-parameter itu. Beberapa konteks yang dapat digunakan yaitu data dasar user, lokasi user, berbagai preferensi user, jenis dan kemampuan terminal yang digunakan user, contoh dari layanan telematika context aware dan event based :
  •  Location-based service mencari data lokasi dimana posisi keberadaan user sekarang berada
4. Layanan perbaikan sumber
dalam hal ini adalah membantu SDM melakukan tugas tugasnya sehingga hasil yang didapatkan akan lebih baik.

sumber :
http://scribd.com/doc/42654932/Pengantar-Telematika-4ka04-Layanan-Telematika

Saturday, January 14, 2017

Tugas Softskill semester 7 Arsitektur Telematika

Arsitektur merupakan sebuah struktur dari suatu hal. dalam telematika atau komputer, terdapat pula arsitektur yang dapat dinamakan arsitektur telematika. arsitektur telematika adalah struktur dalam sebuah komputer, beserta dengan isi-isi penunjangnya seperti ram. vga, modem, kabel-kabel elektronik, dan berbagai struktur pendukung lainnya.

dalam arsitektur telematika terdapat 3 elemen utama, yaitu  :

Arsitektur sistem pemrosesan, berfungsi untuk menetukan standar teknis untuk sebuah hardware, lingkungan sistem operasi, dan juga software aplikasi yang diperlukan untuk penanganan suatu proses
Arsitektur telekomunikasi dan jaringan, menentukan kaitan antara fasilitas komunikasi perusahaan yang melaluinya. informasi bergerak dalam organisasi dan ke peserta organisasi lainnya,
Arsitektur data. sebagai pengolahan sebuah data yang ada pada komputer tersebut
kemudian dalam arsitektur ini terdapat data processing yang dilakukan. data processing yang dilakukan meliputi sharing pada client server. secara garis besar adalah pengiriman data dari peminta ke sang penerima data tersebut.

terdapat beberapa model arsitektur client dan server diantaranya :
Arsitektur Mainframe,Pada arsitektur ini, terdapat sebuah komputer pusat (host) yang memiliki sumber daya yang sangat besar, baik memori, processor maupun media penyimpanan. Mainframe menyediakan sedikit waktu dan sebagian memorinya untuk setiap pemakai (user), kemudian berpindah lagi kepada pemakain lain, lalu kembali kepemakai yang pertama. Perpindahan ini tidak dirasakan oleh pemakai, seolah-olah tidak ada apa-apa. Jenis komputer ini memiliki suatu Central Processing Unit, Storage Device yang agak besar (kira-kira sebesar 2 lemari pakaian) dan ditempatkan pada tempat tersendiri. Peralatan CPU dan Storage tersebut dihubungkan dengan banyak terminal yang terdiri dari keyboard dan monitor saja. Melalui komputer terminal, pengguna mengakses sumber daya tersebut. Komputer terminal hanya memiliki monitor/keyboard dan tidak memiliki CPU. Semua sumber daya yang diperlukan terminal dilayani oleh komputer host. Model ini berkembang pada akhir tahun 1980-an.
Arsitektur File Sharing,Pada arsitektur ini komputer server menyediakan file-file yang tersimpan di media penyimpanan server yang dapat diakses oleh pengguna. Arsitektur file sharing memiliki keterbatasan, terutama jika jumlah pengakses semakin banyak serta ukuran file yang di shaing sangat besar. Hal ini dapat mengakibatkan transfer data menjadi lambat. Model ini populer pada tahun 1990-an.
Arsitektur Client/Server karena keterbatasan sistem file sharing, dikembangkanlah arsitektur client/server. Dengan arsitektur ini, query data ke server dapat terlayani dengan lebih cepat karena yang ditransfer bukanlah file, tetapi hanyalah hasil dari query tersebut. RPC (Remote Procedure Calls) memegang peranan penting pada arsitektur client/server. Client server dapat dibedakan menjadi dua, yaitu model Two-tier dan Three-tier.
dalam arsitektur client server terdapat 3 model yaitu single tier, two tier, dan three tier

1) Arsitektur Single-Tier
Pada Arsitektur Single-Tier, semua komponen produksi dari sistem dijalankan pada komputer yang sama. Beberapa sifat dari Single-Tier antara lain :
Sederhana dan alternatifnya sangat mahal.
Membutuhkan sedikit perlengkapan untuk dibeli dan dipelihara.
Kelemahan pada keamanan dari arsitektur ini yaitu rendahnya dan kurangnya skalabilitas.


Contoh (Arsitektur Single-Tier)
2) Arsitektur Two-tier
Pada Arsitektur Two-tier, antarmuka pengguna ditempatkan di lingkungan desktop dan sistem manajemen database. Biasanya dalam sebuah server, yang lebih kuat merupakan mesin yang menyediakan layanan bagi banyak klien. Pengolahan informasi dibagi antara sistem interface lingkungan dan lingkungan server manajemen database. Arsitektur two-tier lebih aman dan terukur daripada pendekatan single-tier. Mempunyai database pada komputer yang terpisah meningkatkan kinerja keseluruhan situs. Kelemahannya adalah biaya yang mahal dan arsitektur yang kompleks.


Contoh (Arsitektur Two-Tier)
3) Arsitektur Three-tier
Model three-tier atau multi-tier dikembangkan untuk menjawab keterbatasan pada arsitektur two-tier. Konsep model three-tier adalah model yang membagi fungsionalitas ke dalam lapisan-lapisan, aplikasi-aplikasi mendapatkan skalabilitas, keterbaharuan, dan keamanan. Three-tier client dan server arsitektur digunakan untuk meningkatkan performa untuk jumlah pengguna besar dan juga meningkatkan fleksibilitas ketika dibandingkan dengan pendekatan dua tingkat. Kekurangannya adalah pengembangan lebih sulit daripada pengembangan pada arsitektur dua lapis.
Pada tiga tingkatan arsitektur, sebuah middleware digunakan diantara sistem user interface lingkungan klien dan server manajemen database lingkungan. Middleware ini diimplementasikan dalam berbagai cara seperti pengolahan transaksi monitor, pesan server atau aplikasi server.


Contoh (Arsitektur Three-Tier)
Beberapa Keuntungan Arsitektur Three-Tier :
Keluwesan teknologi,
Mudah untuk mengubah DBMS engine,
Memungkinkan pula middle tier ke platform yang berbeda,
Biaya jangka panjang yang rendah,
Perubahan-perubahan cukup dilakukan pada middle tier daripada pada aplikasi keseluruhan,
Keunggulan kompetitif,
Kemampuan untuk bereaksi terhadap perubahan bisnis dengan cepat, dengan cara mengubah modul kode daripada mengubah keseluruhan aplikasi.
sumber :
http://www.ilmukomputer.org/wp%E2%80%A6/Jaringan-Komputer.doc
http://www.total.or.id/info.php?kk=Client/Server%20Architecture